Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Belajar dari Ramadhan 1437 H


Saat adzan Maghrib berkumandang pada hari Selasa, 5 Juli 2016, menandakan Ramadhan 1437 H sudah berakhir. Ramadhan ini memberikan banyak pelajaran, diantaranya, bila kita fokus pada tujuan yang sudah ditetapkan maka kita bisa menyelesaikan tugas tersebut, seberapa besar pun tampaknya tugas tersebut.

Bagi peserta Mini Camp Qur'an di Al Ihsan, mereka harus menghapalkan Qur'an sebanyak 3 juz atau 1,5 juz dalam waktu satu bulan. Bagi yang tidak biasa, hal tersebut akan menjadi masalah yang cukup besar. Namun dengan keseriusan, hal tersebut dapat diraih.

Ada yang memiliki target untuk membaca Qur'an sebanyak tiga juz selama Ramadhan ini. Ketika di awal-awal Ramadhan dia tidak dapat memenuhi target 3 juz sehari, sehingga diakhir Ramadhan targetnya makin menumpuk, namun dengan kesungguhan akhirnya target tersebut tercapat juga.

Ada yang mendapatkan target untuk mengumpulkan Zakat, Infaq, Sedekah (ZIS) sebanyak 5 juta selama bulan Ramadhan. Bagi sebagian orang itu tampak seperti tidak mungkin, namun dengan usaha yang keras, lobi ke sana ke mari. Akhirnya target tersebut terlebihi.

Contoh-contoh seperti ini banyak kita lihat pada Ramadhan ini, semoga masing-masing kita bisa terus membuahkan prestasi pada bulan-bulan mendatang.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)