Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Jalan Pemuda diperbaiki, lalu lintas dialihkan secara bertahap

Pengalihan lalu lintas di Jalan Pemuda, Kuala Kapuas
Sejak beberapa bulan yang lalu, jalan Pemuda, Kuala Kapuas sudah mulai diperbaiki. Sisi jalan yang diperbaiki saat ini adalah sisi jalan yang menuju ke bundaran besar. Jalan tersebu ditimbun dengan batu dan pasir sesuai dengan ukurannya. Pada saat dimulainya perbaikan jalan ini, pangkal jalan Pemuda arah ke bundaran besar (lampu merah perempatan Tambun Bungai dan Tjilik Riwut) sudah mulai ditutup. Sekarang penutupan jalan sudah makin ke pertengahan jalan pemuda. Jadi pengguna jalan dialihkan ke Jalan Peuda arah ke kota Kuala Kapuas.


Sebagaimana layaknya perbaikan jalan, ketika cuaca panas, jalan yang sedang diperbaiki ini berdebu. Namun ketika hujan, syukurlah jalan ini tidak becek. Saat liputan ini dilakukan (Minggu, 17 Juli 2016) perbaikan jalan sudah mencapai depan Trio Motor.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)