Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Pak ketua RT jadi imam di langgar

Kita semua sangat merindukan pemimpin yang bisa menjadi teladan bagi masyarakat. Kalau kita lihat teladan tertinggi kita, Rasulullah SAW, beliau menjadi teladan dalam semua aspek kehidupan. Dalam keluarga, beliau menjadi suami yang baik, ayah yang baik, kakek yang baik. Dalam kehidupan masyarakat beliau menjadi teladan dalam masalah berinteraksi dengan manusia, dengan senyumannya yang tulus, dengan sikapnya yang mau mendengarkan orang lain, dengan ketepatannya memenuhi janji. Dalam kehidupan keagamaanpun beliau menjadi senantiasa memberikan solusi dari Qur'an, menjadi khotib saat Jum'at dan menjadi imam dalam shalat fardhu.

Para Khulafaur Rasyidin sesudah Rasulullah senantiasa menjadi imam dalam shalat fardhu di masjid. Namun sayangnya tradisi ini tidak berlanjut pada masa dinasti Umayyah, Abbasiyah dan Turki Utsmani. Sekarang amat jarang kita menyaksikan para pemimpin menjadi imam shalat bagi masyarakatnya. Jadi ketika ada seorang ketua RT yang mau menjadi imam shalat fardhu di langgar, maka kita patut memberikan acungan jempol untuk mereka.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)