Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Pelatihan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Dasar

Sebagian peserta Pelatihan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Dasar
Mulai tanggal 14-15 dan 18-19 Juli 2016, Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Dasar bagi Infection Prevention Control Link Nurse (IPCLN). Kegiatan ini diikuti oleh para IPCLN yang sekaligus merupakan para kepala ruangan.

Kegiatan dibuka oleh direktur, dr. H. Bawa Budi Raharja, MM, dilanjutkan dengan pre test bagi seluruh peserta pelatihan. Narasumber pelatihan ini adalah para anggota pokja akreditasi yang sudah mendapatkan pelatihan yang terdiri dari Berliana Lumban Batu (Pokja PMKP), Jum'atil Fajar (Kabid Yanmed), Nurdiana dan Mariasi (IPCN), Helma (Linen), Bison (CSSD) dan Edvina (Promosi Kesehatan).

Pada akhir sesi hari pertama, semua peserta diwajibkan untuk mempraktekkan cara cuci tangan yang benar. Setelah itu barulah mereka diijinkan untuk pulang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"