Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Crash Program Campak di Kabupaten Kapuas

Mulai tanggal 1-14 Agustus 2016 Kabupaten Kapuas bersama dengan 183 kabupaten/ kota di 28 Provinsi melaksanakan Crash Program Campak bagi anak usia 9-59 bulan, tanpa memandang status imunisasi Campak sebelumnya. ImunisasiCampak tambahan ini dilaksanakan bersama dengan pemberian Vitamin A. Pelaksanaannya berlangsung di Puskesmas, Pustu, Poskesdes, posyandu, RSUD, TK, PAUD, dan pos-pos lainnya. 

Masyarakat tidak perlu khawatir terhadap vaksin palsu. Selama ini vaksin yang digunakan oleh puskesmas dan jaringannya adalah vaksin dari Biofarma yang didistribusikan secara berjenjang ke Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas.

Imunisasi Campak Tambahan ini ditargetkan mencapai hasil minimal 95% sasaran. Dukungan lintas sektor, tokoh masyarakat, tokoh agama, PKK, sangat diperlukan demi suksesnya pelaksanaan Imunisasi Campak Tambahan ini.

Kepala Puskesmas Melati, dr. Tonun Irawati menyampaikan bahwa di lapangan, petugas ada yang mengalami kendala dari ibu-ibu yang tidak mau mengimunisasikan anaknya, maunya diberi vitamin A saja. Cara mengatasinya yakni petugas diminta untuk terus membujuk para ibu tersebut agar mau mengimunisasikan anaknya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)