Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Petugas kebersihan dilatih tentang pencegahan dan pengendalian infeksi

Mariasi (IPCN - duduk di tengah) sedang memberikan materi
Sejak hari Rabu, 31 Agustus 2016 yang lalu, Infection Prevention Control Nurse (IPCN) RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas menyelenggarakan kegiatan pelatihan tentang pencegahan dan pengendalian infeksi bagi petugas cleaning service, satpam di rumah sakit. Pelatihan ini dilaksanakan di gazebo rumah sakit. Kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan pendidikan dan pelatihan yang harus dilaksanakan oleh komite PPI rumah sakit.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"