Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Pemeriksaan narkoba bagi staf rumah sakit


Ir. H. Muhajirin, MP memimpin apel pagi di rumah sakit
Pada hari Rabu, 14 Desember 2016 bertempat di gazebo RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas dilaksanakan kegiatan pemeriksaan narkoba dan HIV bagi staf rumah sakit. Kegiatan pemeriksaan narkoba diawali dengan apel pagi yang dipimpin langsung oleh ketua Badan Narkotika Kabpaten Kapuas, Ir. H. Muhajirin, MP. Menurut keterangan yang beliau sampaikan, rumah sakit merupakan instansi kedua setelah Satpol PP yang melaksanakan pemeriksaan narkoba. Beliau mengharapkan agar aparatur sipil negara (ASN) sudah bebas dulu dari narkoba untuk menjadi contoh bagi masyarakat.

BNK Kabupaten Kapuas menyediakan pot penampung urin. Pot tersebut dibawa ke WC yang ada di dekat kamar bedah. WC tersebut dijaga oleh Satpol PP. Pintu WC tidak boleh ditutup sehingga petugas mengetahui apa yang sedang dilakukan oleh staf yang sedang mengumpulkan urin. Setelah itu potnya diserahkan kembali ke petugas BNK di Gazebo. Staf rumah sakit yang positif dalam pemeriksaan ini akan diwawancarai untuk mengetahui penyebabnya, apakah mengkonsumsi obat-obatan yang mengandung narkoba atau memang pengguna.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"