Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

SMPIT Al-Amin rayakan Maulid Nabi Muhammad SAW

Peserta putri
Pada hari Rabu, 14 Desember 2016 bertempat di ruang kelas SMPIT Al-Amin Kapuas dilaksanakan kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan perayaan ini diisi dengan berbagai macam kegiatan, diantaranya ceramah agama dan berbagai lomba.
Peserta putra
Penceramah menyampaikan mengenai masa kecil Rasulullah yang penuh dengan kebahagiaan. Rasulullah bermain bersama teman-teman sebaya. Beliau pernah punya keinginan untuk menonton pertunjukan, namun tidak pernah kesampaian karena beliau tertidur di jalan. Beliau juga mengembalakan domba di padang rumput. Beliau juga pernah berenang ketika mengikuti ibunya mengunjungi saudara mereka di Madinah. Beliau juga pernah ke luar negeri ketika mengikuti pamannya berdagang ke Syam.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"