Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Workshop Re-registrasi STR dan Kredensial Perawat

Direktur (dr. H. Bawa Budi Raharja, MM) sedang memberikan sambutan
Pada hari Selasa, 20 Desember 2016 bertempat di Gazebo RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas, dilaksanakan kegiatan Workshop Keperawatan dengan topik Re-registrasi STR dan Kredensial Perawat. Kegiatan ini dilaksanalan oleh Dewan Pengurus Komisariat PPNI RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas.

Pembicara dalam workshop ini adalah Solestyanto, S. Kep dengan topik Re-registrasi STR, Widya Astuti, S. Kep, Ns, dengan topik Kredensial dalam keperawatan. Workshop ini diikuti oleh perawat rumah sakit dan puskesmas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"