Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Pelantikan Pengurus Yayasan Islam Al-Amin Kapuas Periode 2017-2022

Pengurus Yayasan Islam Al-Amin Kapuas yang baru
Pada hari Selasa, 10 Januari 2017 bertempat di aula Hotel Raudah dilaksanakan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Pengurus Yayasan Islam Al-Amin Kapuas eriode 2017-2022. Adapun susunan pengurus yang baru adalah:

Ketua - Agus Setiawan, S.Pd.I
Sekretaris I - Sugeng Sukriyanto, S.Pd.I
Sekretaris II - Hartopo, S.Kom
Bendahara I - Meta Ria
Bendahara II - Fatimah

Pelantikan dilaksanakan oleh Ustadz Suriani Jiddy, Lc (ketua pembina yayasan).

Dalam sambutannya mantan ketua terdahulu, Hasanudin, S.Pd.I, menyampaikan hasil kerja selama dua tahun yaitu membuka lahan di Sei Katambung; lobby pembangunan jalan; pembangunan ruang kelas SDIT; pembangunan ruang kelas SMPIT; pembangunan ruangan organisasi; penyelesaian sertifikat tanah; pembuatan portal; pembangunan halaman SDIT, SMPIT; program angkutan siswa; program keuangan; pendataan aset; pengadaan sistem rekrutmen (online); tatakelola manajemen yayasan; pengadaan sarana komunikasi antar lembaga; pembangunan Islamic Center; listrik bangunan sudah standar 3.500 watt; perpustakaan; pengadaan WC; pengangkatan kepala lembaga; penggalangan dana Garut; lobby pembangunan sarana olahraga. Beliau berharap agar kepengurusan yang baru dapat melanjutkan pembangunan yang sudah berjalan.

Agus Setiawan, ketua yayasan yang baru, dalam sambutannya mengajak kepada semua pihak untuk bekerja sama mewujudkan apa yang sudah dirintis oleh Bapak Hasanudin.

Ustadz Suriani Jiddy, Lc, ketua pembina, menyampaikan ucapan dari Imam Al-Hassan yang menyatakan bahwa amal yang paling utama pada zaman sekarang ini adalah belajar ilmu dan menyebarluaskan ilmu. Disinilah peran para guru menjadi sangat vital. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)