Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

RSUD Kapuas terima sertifikat kelulusan akreditasi

dr. Agus Waluyo, MM (tengah) menerima sertifikat dari dr. Sutoto, M.Kes (Courtesy of Solestyanto)
Pada hari Senin, 16 Januari 2017 bertempat di Hotel J.S. Luwansa, pelaksana tugas direktur RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas, dr. Agus Waluyo, MM menerima sertifikat kelulusan akreditasi dari Ketua Eksekutif Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS), dr. Sutoto, M.Kes. Penyerahan sertifikat tersebut bersamaan dengan kegiatan Ulang Tahun ke-3 Perkumpulan Komisi Akreditasi Rumah Sakit yang diselenggarakan di hotel tersebut.

Sebagaimana diumumkan dalam situs resmi KARS, RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas meraih akreditasi peringkat dasar (bintang dua) setelah menjalani survei pada tanggal 15-17 November 2016 yang lalu. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"