Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Rumah Makan Saraso buka cabang di Jalan Tambun Bungai

Rumah Makan Saraso - Tambun Bungai
Sejak minggu lalu, sudah tampak pemilik Rumah Makan Saraso yang ada di Jalan Teratai membereskan cabangnya yang baru di Jalan Tambun Bungai, Kuala Kapuas, tepatnya di seberang kantor PT. Telkom. Rumah makan ini buka dari jam 10.00 - 20.00 WIB. Untuk memesan makanan dapat menghubungi 0812-7708-6606. Menurut keterangan pengelola rumah makan ini, sudah mulai ada pelanggan yang mengunjungi rumah makan ini. Berikut petanya di Google Maps:

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"