Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Safari Jum'at Polres Kapuas

Kapolres Kapuas memberikan pengarahan di Masjid Al-Ihsan
Pada hari Jum'at, 13 Januari 2017 bertempat di Masjid Al-Ihsan, Kuala Kapuas, Polres Kapuas mengadakan kegiatan Safari Jum'at. Kegiatan ini dilaksanakan setelah shalat Jum'at. Pengarahan langsung dilakukan oleh Bapak Kapolres. Beliau menyampaikan hal-hal sebagai berikut:

  • Pada tahun 2016, jumlah kecelakaan lalu lintas sebanyak 138 kasus, 60 meninggal dunia
  • Kesadaran masyarakat untuk menggunakan helm sudah meningkat, karena polsek-polsek memberikan sosialisasi secara intensif
  • Masih banyak penggunaan obat Zenith.
  • Polres Kapuas akan melakukan razia minuman keras ilegal.
  • Pencegahan kebakaran hutan pada musim kemarau merupakan tanggung jawab kita bersama
  • Polres Kapuas mempunyai program pencegahan dini terhadap kejahatan. Petugas yang melakukan sosialisasi adalah para polisi wanita (Polwan).
Narasumber: Hipni

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)