Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Gubernur Kalteng kunjungi RSUD Kapuas

dr. Agus Waluyo (kiri) sedang mendampingi gubernur (paling kanan)
Pada hari Selasa, 21 Maret 2017 Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran berkunjung ke RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas. Beliau disambut oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, Apendi, SKM, MM dan Plt. Direktur Rumah Sakit dr. Agus Waluyo, MM.

Beliau berkunjung ke ruang Dahlia (ruang perawatan anak), Ruang Kenanga (ruang perawatan penyakit dalam) dan Instalasi Gawat Darurat (IGD). Dalam kunjungan tersebut beliau berbincang-bincang dengan pasien sambil memberikan bingkisan untuk mereka. Beliau berharap kepada pihak rumah sakit agar dapat mengganti kipas angin dengan air conditioner (AC). 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"