Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Isra' Mi'raj di TPA Al-Inayah

Para santri TPA Al-Inayah yang mengikuti Isra' Mi'raj
Pada hari Rabu, 26 April 2017 bertempat di TPA Al-Inayah, Jl. Kapten Pierre Tendean Gg. X Kuala Kapuas dilaksanakan kegiatan Peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW. Kegiatan ini diisi dengan ceramah tentang hikmah Isra' dan Mi'raj. Penceramah lebih banyak menyampaikan masalah hikmah Rasulullah SAW ketika bertemu dengan para Nabi dan Rasul mulai dari langit pertama sampai langit ketujuh.

Ketika bercerita tentang Nabi Adam yang ditemui Rasulullah di langit pertama, beliau menceritakan bahwa manusia diturunkan ke muka bumi bukan karena Adam memakan buah Khuldi. Dalam surat Al-Baqarah ayat 30 sudah disampaikan bahwa sebelum penciptaan Adam pun Allah sudah berkehendak untuk menempatkan seorang "khalifah" di muka bumi. Jadi manusia memang diperuntukkan untuk berada di bumi. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"