Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Lomba Foto "Menuju Kapuas Bersih dan Bebas Kumuh"

Foto salah seorang peserta
Pada hari Kamis, 20 April 2017 bertempat di depan Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dilaksanakan kegiatan Penutupan Lomba Foto Dalam Rangka HUT Kota Kuala Kapuas ke-211 dan HUT Pemkab Kapuas ke-66. Admin menyempatkan diri untuk melihat-lihat foto yang ditampilkan dalam kegiatan tersebut. Sesuai dengan temanya, foto-foto tersebut banyak menyorot kegiatan bersih-bersih dan ada juga yang menampilkan pesan-pesan dalam bentuk poster dan tulisan-tulisan. Kegiatan ini dilaksanakan atas kerjasama antara PWI dan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Kabupaten Kapuas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"