Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

"Prekju" Cafe & Resto - untuk maju tidak harus jadi yang pertama

Wedang jahe sirih
Pada hari Minggu, 23 April 2017, Admin bertanya kepada Ahmad, mau makan malam dimana? Ahmad bilang bahwa dia ingin makan di Prekju yang ada di Jalan Melati, Kuala Kapuas. Kami kesana segera sesudah shalat Maghrib. Karena hari hujan, masih belum banyak pelanggan yang ada di cafe dan resto ini. Kami memilih tempat untuk lesehan di bagian kanan. Admin memesan nasi goreng ayam dan wedang jahe sirih. Ahmad memesan chicken steak crispy dan susu coklat es.

Sambil menunggu pesanan, admin melihat-lihat desain dari ruangan cafe dan resto ini. Tempatnya cukup luas, ada tempat duduk biasa (meja dan kursi) serta ada yang lesehatan. Ada yang untuk berdua dan ada yang untuk berempat. Ada tempat untuk pertunjukan "live music-nya". Mata admin tertuju pada sepeda ontel yang ada di dekat tempat pertunjukan "live music". Rupanya selain di Angkringan Jogja Patrum, sepeda ontel juga tersedia di tempat-tempat lain.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"