Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

7 sunnah praktis dan bermanfaat yang dapat Anda lakukan pada Idul Fitri


  1. Mandi sebelum berangkat shalat Idul Fitri (Al-Muwatta)
  2. Makan pagi sebelum pergi shalat Idul Fitri (Sahih Al-Bukhari)
  3. Jangan ketinggalan shalat Idul Fitri berjama'ah
  4. Mengucapkan takbir: Allaahu akbar, Allahu akbar, laa ilaaha illallah wa allahu akbar, allahu akbar wa lillaah il-hamd... (Musannaf Ibn Abi Shaybah)
  5. Mengucapkan selamat, permohonan dan memeluk setiap orang (Al-Fath)
  6. Menggunakan parfum dan mengenakan pakaian terbaik yang Anda miliki (Sahih Ibn Khuzaymah)
  7. Pergi ke shalat Ied melalui satu jalan dan pulang melalui jalan yang lain (Sahih Al-Bukhari)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"