Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Buka Puasa Bersama IDI Cabang Kapuas

Para dokter internsip yang memperkenalkan diri
Pada hari Sabtu, 17 Juni 2017 bertempat di Rumah Makan Handayani dilaksanakan kegiatan Buka Puasa Bersama Ikatan Dokter Indonesia Cabang Kapuas. Kegiatan ini diikuti oleh dokter internsip, dokter umum dan dokter spesialis yang ada di Kabupaten Kapuas, baik yang bekerja di puskesmas maupun di rumah sakit. Mengingat kegiatan baru dimulai saat menjelang buka puasa, hanya sempat diisi dengan ceramah pengantar berbuka puasa dilanjutkan dengan buka puasa bersama lalu shalat Maghrib berjama'ah. Setelah itu dilanjutkan dengan makan malam, perkenalan dengan dokter internsip, sambutan ketua IDI dan penjelasan singkat mengenai verifikasi P2KB Online.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"