Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Lomba Cerdas Cermat Hapalan Qur'an

Lomba cerdas cermat juz 30
Pada hari Rabu, 21 Juni 2017 bertempat di Masjid Al-Ihsan dilaksanakan lomba cerdas cermat hapalan Qur'an. Lomba ini diikuti oleh para peserta Mini Camp Qur'an. Adapun lombanya adalah lomba hapalan Qur'an juz 30 (Juz Amma) dan lomba tilawah Qur'an. Besok akan diadakan cerdas cermat tentang materi yang sudah disampaikan selama ini.
Lomba tilawah Qur'an

Peserta lomba cerdas cermat akhwat
Foto-foto dikirim oleh Bapak Zulfiqar Aly Akbar

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"