Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Pertemuan Orang Tua Siswa TKIT Al-Amin Kapuas

Ibu Sumi sedang memberikan penjelasan
Pada hari Sabtu, 22 Juli 2017 bertempat di TKIT Al-Amin Kapuas, Jalan Barito Gg. XI, Kuala Kapuas dilaksanakan kegiatan pertemuan orang tua siswa. Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan sekolah. Pihak sekolah menjelaskan tentang:

  • Cara mengajari anak shalat
  • Menghindari bermain HP
  • Cara mengisi buku penghubung
  • Diusahakan anak-anak tidur siang dan cukup istirahat
  • Guru mengajari Qur'an sampai bagus bacaannya, dan lain-lain.

* Tulisan dan foto dikirim oleh Bapak Muhammad Hipni

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"