Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Safari Subuh Dewan Masjid Indonesia di Masjid Baitul Muttaqin

Pada hari Sabtu, 8 Juli 2017 bertempat di Masjid Baitul Muttaqin, Jalan Kalimantan, Kuala Kapuas dilaksanakan kegiatan Safari Subuh Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Kapuas bekerja sama dengan Kelompok Kerja Penyuluh Agama Islam Kabupaten Kapuas. Dalam kegiatan ini disampaikan kuliah subuh oleh ketua DMI yaitu Guru Parhani mengenai Memakmurkan Masjid, berikut catatan singkatnya:

Safari Subuh bertujuan untuk mengajak masyarakat senantiasa shalat berjama’ah. Memakmurkan masjid adalah tanggung jawab umat Islam. Kita tidak hanya disuruh untuk membangun masjid, tapi juga memakmurkannya.

Memakmurkan masjid adalah saksi keimanan kita kepada Allah. Cermin keimanan adalah masjid, langgar, mushola. Bila di suatu tempat ada masjid, kemudian makmur, maka pertanda keimanan masyarakat di daerah tersebut baik. Sebagaimana juga cermin ekonomi, masyarakat meramaikan pasar. Masjid adalah cermin keimanan. Masjid yang megah, tapi hanya dipakai seminggu sekali, kan sayang.

Ada masjid yang banyak tahi kumbangnya. Ketika ditanyakan kepada masyarakat disekitarnya apakah itu masjid atau mushola. Mereka mengatakan bahwa itu masjid tapi hanya dipakai seminggu sekali. Masjid harus ada  pengkaderan, sehingga kalau orang yang senantiasa mengajak ke masjid meninggal, maka ada yang melanjutkan.

Masjid adalah tempat yang paling mulia di dunia. Sebaik-baik tempat yang ada di dunia ini adalah masjid-masjid-Ku. Kalau kita masuk masjid dengan niat I’tikaf, nilainya ibadah. Di tempat lain, meskipun dua jam, tidak bernilai ibadah. Meskipun masjid hanya terbuat tiang galam dan atap dari daun nipah lebih mulia dari sebuah istana.

Salah satu orang yang mendapatkan naungan Allah SWT adalah orang yang hatinya terpaut dengan masjid. Pikirannya selalu bagaimana memakmurkan masjid. Masjid punya fungsi ganda, selain shalat, juga tempat untuk menimba ilmu (diskusi, seminar).

Shalat di masjid adalah sangat utama. Laki-laki diharapkan shalat di masjid. Ada mazhab yang mengatakan bahwa shalat berjama’ah di masjid adalah fardhu ‘ain (Maliki, Hanbali). Ada yang bilang bahwa shalat di masjid adalah syarat sah shalat. Dalam mazhab Syafi’I ada yang berpandangan bahwa shalat berjama’ah adalah fardhu kifayah. Ada yang berpendapat bahwa shalat berjama’ah adalah sunnat mu’akadah. Hukum laki-laki di rumah adalah makruh.

Ada masjid yang adzan, iqamah dan imamnya adalah kaumnya. Laki-laki shalat di masjid, wanita bisa shalat di rumah.

Seorang pendeta tidak kagum dengan kaum Muslimin. Dia baru akan kagum kalau shalat Subuhnya bisa seramai shalat Jum’at.

Bila hati umat ini bisa bersatu, maka tidak akan terjadi perselisihan.

Ketika shalat itu diwajibkan sampai beliau sakit, beliau tidak pernah meninggalkan shalat berjama’ah. Pernah dalam kondisi sakit beliau berangkat ke masjid.


Kadang ada masjid yang adzannya cuma Maghrib dan Isya. Upayakan masjid bersih, sehingga nyaman bagi orang untuk beribadah dan beri’tikaf. Kalau bisa ada kaumnya. Tolong perhatikan kesejahteraan kaum. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)