Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Wakil Gubernur Kalteng shalat berjama'ah di masjid ini

Bagian dalam Masjid Raudhatul Jannah Palangka Raya
Saat shalat Maghrib di Masjid Raudhatul Jannah, Jalan M.H. Thamrin, Palangka Raya pada hari Ahad, 9 Juli 2017, admin agak pangling karena jama'ahnya lebih banyak dari biasanya, apa sedang ada acara? Setelah salam, admin melihat ke saf belakang untuk melihat muka-muka baru di masjid tersebut. Admin melihat muka yang tampaknya "pernah melihat".

Ketika masjid sudah kembali kosong, admin menanyakan kepada salah satu jama'ah apakah benar orang yang admin tadi (yang tampaknya "pernah melihat") adalah Habib, Wakil Gubernur Kalteng? Orang tersebut mengiyakan, bahkan dia menambahkan bahwa rumah jabatan beliau ada dekat dengan masjid.

Inilah hikmahnya bila pimpinan bisa mencontohkan semangat shalat berjama'ah di masjid, maka masyarakat di sekitarnya pun akan berlomba-lomba mengikuti pemimpinnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"