Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Ada pohon di surga yang lebarnya lebih dari 137 kali diameter bumi


Ada hadits yang diriwayatkan oleh Sahl bin Sa'd radiallahu 'anhu yang berbunyi:

Rasulullah SAW berkata, "Di dalam surga ada sebuah pohon yang sangat besar sehingga dalam bayangannya, seorang pengendara kuda dapat berjalan dibawahnya selama seratus tahun tanpa dapat melintasinya." (H.R. Bukhari Volume 8 Nomor 559)

Ketika admin mencari di Google kira-kira berapa jauh seekor kuda dapat menempuh perjalanan selama satu hari, jawabannya sekitar 48 km. Jadi bila dalam 100 tahun ada 36.500 hari, maka diameter minimal dari pohon tersebut adalah 48 km x 36.500 = 1.752.000 km. Padahal diameter bumi cuma 12.742 km (Wikipedia).

Jadi kalau dibandingkan lebar pohon tersebut dengan bumi berarti lebarnya 1.752.000: 12.742 = 137 kali diameter bumi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"