Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Halal bi Halal PHBI Kabupaten Kapuas

Bupati Kapuas menyampaikan sambutan dalam halal bi halal
Pada hari Senin, 31 Juli 2017 pada saat memasuki Gelanggang Olahraga (GOR) Panunjung Tarung Kuala Kapuas, admin kaget karena hampir semua tempat duduk, khususnya yang di tribun sudah dipenuhi oleh para siswa-siswa dari MTsN Selat, MAN Selat dan santri dan santriwati Pondok Pesantren Muhajirin Antang. Untuk undangan yang berasal dari aparatur sipil negara dan masyarakat umum disediakan tempat duduk di bawah tribun.

Dalam sambutannya Bupati Kapuas, Ir. Ben Brahim S. Bahat, MM, MT menyampaikan bahwa pembangunan pelabuhan Batanjung terus berjalan. Jalan menuju ke pelabuhan tersebut juga terus berjalan. Kelak Sungai Kapuas Murung akan dikeruk sehingga dapat dilalui oleh tongkang batubara. Dengan demikian pendapatan Kabupaten Kapuas akan meningkat. Pada bulan Maret 2017 yang lalu Kabupaten Kapuas mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualiaan (WTP) dan pada hari Rabu, 2 Agustus 2017 Bupati akan menerima Adipura dari Presiden Republik Indonesia.

Salah satu hikmah dari ceramah yang disampaikan dalam halal bi halal adalah kisah Lukman bersama anaknya yang menaiki keledai. Kita tidak bisa menyenangkan semua orang. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"