Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Nofri Utomo (Kapuas) menjadi penanggung jawab gizi KKHI Mekkah

Warga Kapuas patut berbangga karena salah satu petugas gizi yang pernah bekerja di Instalasi Gizi RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas ditunjuk sebagai penanggung jawab Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Mekkah. Beliau bertanggung jawab terhadap penyediaan makan pagi, siang dan malam serta pemberian penganan ringan bagi pasien yang dirawat di KKHI Mekkah.

Video diatas menggambarkan wawancara reporter televisi dengan Nofri Utomo di instalasi gizi KKHI Mekkah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"