Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Kajian Surat Al-Kautsar


Siapa yang berkeinginan diperluas rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaknya dia bersilaturahim.
Tanda orang bersyukur kepada Allah adalah meningkatkan ibadah kepada Allah SWT. Bila malas beribadah, maka syukur hanya pemberi harapan palsu saja.

Konsep syukur dalam Qur’an:
Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. (Q.S. Al Kautsar, 108: 1)

Bila seluruh pohon menjadi pena dan lautan menjadi tinta, maka tidak cukup untuk menulis nikmat Allah.

Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah. (Q.S. Al Kautsar, 108: 2)

Shalat dapat dikerjakan dengan berdiri, duduk, berbaring, dengan isyarat, sesuai dengan kondisinya.
Haid wanita bila haid lebih dari setengah bulan maka perlu diperiksa apakah ada penyakit atau tidak.

Aqiqah hanya sekali seumur hidup, sedangkan qurban dilakukan setiap tahun bagi yang mampu.

Ketika Ibrahim menyampaikan mimpinya kepada Ismail, beliau setuju.

Orang yang melaksanakan haji membuang sifat-sifat yang dimilikinya (melempar iblis dengan batu).

Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus. (Q.S. Al Kautsar, 108: 3)

Di dunia Allah sudah menunjukkan mana yang baik dan yang buruk.
Balasan untuk orang-orang yang berbuat baik:

Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka, dan merekalah orang-orang yang beruntung. (Q.S. Al Baqarah, 2: 5)

Balasan bagi orang kafir:


Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat. (Q.S. Al Baqarah, 2: 7)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)