Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Survei Verifikasi Akreditasi RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo

Pada hari Sabtu, 11 November 2017 bertempat di aula RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas dilaksanakan kegiatan Survei Verifikasi Akreditasi Rumah Sakit. Surveyor yang mewakili Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) adalah dr. Dian Andriyani Ratna Dewi, SpKK, M.Biomed.

Kegiatan diawali dengan presentasi pelaksanaan Perencanaan Perbaikan Strategis (PPS) yang disampaikan oleh direktur rumah sakit yaitu dr. Agus Waluyo, MM. Kemudian dilanjutkan dengan tanggapan dari surveyor. Setelah itu dilanjutkan dengan telusur dokumen, telusur lapangan dan "exit conference". Berikut video-videonya:



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"