Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Maulid Nabi Muhammad SAW di TPA Al-Inayah

Pada hari Sabtu, 16 Desember 2017 di TPA Al-Inayah, Jalan Kapten Pierre Tendean Gg. X, Kuala Kapuas dilaksanakan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan diawali dengan pembacaan maulid, dilanjutkan dengan ceramah agama. Kegiatan ini diikuti oleh para santri TPA beserta para ibu-ibu mereka.

Dalam ceramah disampaikan masalah bagaimana sifat amanah dan fathonah yang dimiliki oleh Rasulullah SAW. Selain itu juga disampaikan mengenai sifat beliau yang suka memberikan maaf terhadap orang yang pernah berbuat salah kepada beliau sebagaimana sikap Nabi Yusuf kepada saudara-saudaranya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"