Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Presentasi dokter internsip tentang penyakit mata

Pada hari Sabtu, 20 Januari 2018, salah satu dokter internsip angkatan 2017/2018 yaitu dr. Risa menyampaikan presentasi kasus di ruang komite medik RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas. Kasus yang disampaikan adalah tentang pasien yang kemasukan serpihan seng pada matanya yang mengakibatkan terjadinya pernanahan di kamar bagian depan mata. Hadir dalam presentasi ini para teman-teman dokter internsip, pendamping (dr. Erny Indrawati), dokter pembimbing (dr. Roy Hosijanto, SpM) dan perwakilan dari manajemen rumah sakit (dr. Jum'atil Fajar, MHlthSc).

Dokter pembimbing mengharapkan agar para dokter umum bisa meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Beliau juga menyarankan kepada para dokter yang akan mempresentasikan kasus untuk memeriksa pasien tersebut secara lengkap, membawa literatur yang diperlukan serta sudah membaca berbagai referensi yang terkait dengan kasus tersebut. Beliau menyarankan agar setiap presentan bisa memiliki rasa percaya diri yang cukup besar karena walau bagaimanapun presentan dianggap lebih tahu dari hadirin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"