Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Anda penyandang diabetes, mari isi survei berikut ini

By Source (WP:NFCC#4), Fair use, Link

Pengaruh Diabetes terhadap Jantung adalah penelitian baru yang meliputi berbagai negara, dibuat oleh Federasi Diabetes Internasional (IDF) bekerja sama dengan Novo Nordisk, berfokus pada kesadaran dan pengetahuan penyandang diabetes terhadap penyakit jantung dan pembuluh darah. 

Jika anda penyandang Diabetes Tipe 2, kami menyarankan kepada anda untuk mengikuti survey dibawah ini. Terima kasih sudah menyisihkan waktu untuk mengisi survei ini. Pengisian ini hanya memerlukan waktu 10 menit.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"