Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Berkunjung ke Majelis Sinode Gereja Kalimantan Evangelis Banjarmasin

Pada hari Selasa, 6 Februari 2018, admin berkunjung ke Majelis Sinode Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Banjarmasin yang terletak di Jalan Sudirman No. 4, Banjarmasin. Admin disambut oleh Bapak Pdt. John Asihua, M.Th, wakil sekretaris umum majelis sinode. Admin menyampaikan maksud admin untuk minta izin menerjemahkan buku Kurze Einfuhrung in die Ngadjoe-Dajaksprache (Pengantar Singkat Bahasa Dayak Ngaju). Beliau menyambut baik permohonan ini dan akan melanjutkan permohonan ini ke Basel Mission yang ada di Swiss.

Dalam perbincangan kami, Pdt. John Asihua menyampaikan bahwa beliau bertemu langsung dengan Ibu Marianne Dubach-Vischer yang mengarang buku Mit Boot und Stethoskop (Dengan klotok dan stetoskop) yang menceritakan pengalaman dokter pertama di Kuala Kapuas yaitu dr. Carl Mattheus Vischer dari tahun 1928-1943.

Sebagai kenang-kenangan dalam kunjungan ke majelis sinode ini, Pdt. John Asihua memberi admin hadiah berupa buku Zwischen Basel und Borneo (Antara Basel dan Borneo) yang ditulis oleh Marianne Dubach-Vischer yang berisi tentang pengalaman Ibu Marianne di Basel dan di Kalimantan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini