Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2018

Fokus pada Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2018 adalah "Tembakau dan Penyakit Jantung." Kampanye ini akan meningkatkan kesadaran terhadap:
  • hubungan antara tembakau dan penyakit jantung dan pembuluh darah lainnya, termasuk stroke, yang bila dikombinasikan merupakan penyebab kematian yang utama di dunia.
  • tersedianya tindakan dan ukuran yang dapat dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat untuk mengurangi resiko kesehatan jantung yang diakibatkan oleh tembakau.


Bagaimana tembakau membahayakan kesehatan jantung manusia di seluruh dunia

Penggunaan tembakau merupakan faktor resiko yang penting untuk perkembangan penyakit jantung koroner, stroke dan penyakit pembuluh darah perifer.

Fakta-fakta tentang tembakau, penyakit jantung dan penyakit pembuluh darah lainnya

Penyakit jantung dan pembuluh darah membunuh lebih banyak manusia dibandingkan dengan penyebab kematian lainnya di seluruh dunia, dan penggunaan tembakau dan paparan perokok pasif berkontribusi pada sekitar 17% dari semua kematian akibat penyakit jantung. Penggunaan tembakau adalah penyebab penyakit jantung dan pembuluh darah setelah tekanan darah tinggi. 

Epidemi global tembakau membunuh lebih dari 7 juta orang setiap tahunnya, yang mana hampir 900.000 nya adalah bukan perokok yang meninggal akibat menjadi perokok pasif. Hampir 80% dari lebih dari 1 milyar perokok di seluruh dunia tinggal di negara miskin dan negara berkembang, dimana beban penyakit dan kematian terkait tembakau paling berat. 

Tujuan kampanye Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2018

Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2018 bertujuan untuk:
  • Menggarisbawahi hubungan antara penggunaan produk tembakau dan penyakit jantung dan pembuluh darah lainnya.
  • Meningkatkan kesadaran pada masyarakat tentang dampak penggunaan tembakau dan paparan terhadap perokok pasif terhadap kesehatan jantung.
  • Memberikan kesempatan kepada masyarakat, pemerintah dan yang lain untuk membuat komitmen untuk mempromosikan kesehatan jantung dengan jalan melindungi masyarakat dari penggunaan produk-prodhttp://www.who.int/mediacentre/events/2018/world-no-tobacco-day/en/uk tembakau.
  • Mendorong negara-negara untuk memperkuat implementasi dari langkah-langkah pengendalian tembakau secara global menggunakan MPOWER yang terkandung dalam Konvensi Kerangka Kerja Pengendalian Tembakau WHO (WHO FCTC).

Sumber: WHO

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)