Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Memulai puasa Ramadhan diatas bis

Pada malam pertama Ramadhan 1439 H (2018) admin shalat tarawih di Masjid Raudhatul Jannah, Jalan M.H. Thamrin, Palangka Raya. Setelah itu admin menginap di Yessoe, Jalan RTA Milono, Palangka Raya. Karena bis berangkat sebelum jam 03.00 WIB, jadi sebelum tidur, admin sahur dulu di tempat ini. Admin sudah mempersiapkan sahur. Sebenarnya tempat ini menyediakan sahur bagi yang mau membelinya, namun saat admin datang, sahur belum siap.

Pada jam 02.00 WIB, admin membeli tiket bis ke Kuala Kapuas seharga Rp 90.000 (disamakan dengan tarif ke Banjarmasin). Pada pukul 02.45 WIB, bis berangkat. Mereka mampir di Terminal W.A. Gara Palangka Raya. Setelah itu barulah kami berangkat menuju ke Kapuas. Ketika masuk waktu Subuh, kami masih diatas bis, admin mengerjakan shalat subuh diatas bis. Kami istirahat sebentar di rumah makan Candi Laras yang tutup. Kami sampai di Kuala Kapuas jam 05.30 WIB.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)