Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Review Perangkat Pengendalian KLB dan Sensitisasi Surveillance Berbasis Masyarakat

Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 28-30 Juni 2018 di Amaroossa Royal Hotel Bogor yang terletak di seberang Botani Square. Kegiatan ini dihadiri oleh para pelatih program Kesehatan dan Pertolongan Pertama Berbasis Masyarakat (KPPBM); para pengampu kepentingan dalam Community Pandemic Preparedness Program (CP3) dari Kota Bogor, Pandeglang, Boyolali dan Tabanan; pejabat dari Kementerian Kesehatan, Kementerian Pertanian dan Tanaman Pangan serta Pengurus PMI Pusat dan International Federation of Red Cross and Red Crescent (IFRC).

Setelah paparan tentang apa kiprah PMI dalam penanggulangan pandemi, para peserta diminta untuk membahas perangkat pengendalian KLB yang belum dimiliki dalam program ini, setelah itu dipresentasikan. Diakhir kegiatan peserta diminta untuk mempersiapkan pelatihan penyegaran untuk program ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)