Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Cerita Kue Lapis Talas Bogor


Pada hari Jum'at, 29 Juni 2018 sesudah shalat Maghrib, admin jalan-jalan ke Rumah Talas, Jalan Raya Pajajaran, Bogor. Di tempat tersebut admin melihat berbagai macam produk yang terbuat dari talas. Karena admin baru pulang hari Ahad nanti, admin merencanakan untuk membeli berbagai produk dari talas ini pada esok hari (Sabtu) satu hari sebelum keberangkatan karena tempat ini memproduksi kue-kue dari talas ini setiap hari.

Pada hari Sabtu, 30 Juni 2018, setelah acara Palang Merah Indonesia di Hotel Royal Amaroossa selesai pada malam hari, admin punya dua pilihan, mau silaturahmi ke rumah saudara sepupu yang puluhan tahun belum bertemu atau mau beli kue dari talas. Akhirnya admin memutuskan untuk bersilaturahmi ke rumah saudara sepupu yang ada di Bogor. Admin baru pulang dari rumah mereka jam 23.00 WIB.

Ketika sampai di kamar hotel, admin menelpon resepsionis menanyakan apakah pada malam ini ada toko kue dari talas yang masih buka? Mereka menjawab tidak ada. Lalu admin menanyakan apakah besok pagi-pagi apakah ada toko kue dari talas yang sudah buka? Mereka juga menjawab tidak ada. Wah berarti tidak jadi bawa oleh-oleh talas Bogor nih.

Pada hari Ahad, 1 Juni 2018 pukul 05.23 WIB admin "check-out" dari hotel menuju ke terminal Bus Damri yang ada di seberang hotel (Botani Square). Sewaktu berjalan menuju ke jembatan penyeberangan, admin melihat ada toko kecil yang menjual "Kue Lapis Talas" yang admin cari. Admin langsung membangunkan penjual yang sedang tidur dan minta untuk membungkuskan kue-kue yang admin pesan.

Dalam perjalanan perjalanan ke terminal DAMRI admin teringat dengan firman Allah:

 Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik. (Q.S. Al-Ankabut, 29: 69)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)