Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Pengarahan PPIH Daker Mekkah


Pada hari Jum'at, 20 Juli 2018 Jam 20.00 bertempat di kantor PPIH Daerah Kerja Mekkah dilaksanakan kegiatan pengarahan kepada para petugas PPIH Daker Mekkah. Arahan tersebut disampaikan oleh dr. Melzan. Diantara arahan beliau adalah:
  1. Jaga Kekompakan dan Kerja Sama
  2. Jaga Nama Baik 
  3. Jaga kondisi kesehatan
  4. Jaga komunikasi antar petugas
  5. Siap kerja dan siap cape

Kegiatan pengarahan diakhiri dengan do'a bersama.

Foto dan berita dikirimkan oleh M. Hipni dari Mekkah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"