Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Kampanye Imunisasi MR di Puskesmas Sei Tatas



Pada hari Sabtu, 25 Agustus 2018 bertempat di aula Puskesmas Sei Tatas, Kecamatan Pulau Petak, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah dilaksanakan sosialisasi Imunisasi MR bagi para kepala sekolah yang menunda Imunisasi MR di sekolahnya. Tampil sebagai narasumber dalam kegiatan ini adalah dr. Tri Setyautami, MPHM, kepala bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas. 

Setelah sosialisasi ada diskusi yang menarik antara peserta dan nara sumber. Intinya sebagian peserta masih ada yang bersikukuh dengan keharaman dari vaksin tersebut, sehingga mereka masih belum bisa menerima pelaksanaan vaksinasi tersebut di sekolah mereka.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"