Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Kisah Wedang Uwu

Pada hari Sabtu, 10 November 2018 yang lalu, ketika sedang melihat-lihat salah satu halaman Facebook yang admin kelola, ada pesan dari seorang ibu dari Sleman, Yogyakarta. Beliau meminta tolong agar dapat menyambungkan komunikasi antara beliau dengan kakaknya yang katanya berada di Desa Bangun Harjo, Kapuas.

Admin lalu mencari di Google, ternyata Desa Bangun Harjo termasuk Kecamatan Bataguh. Admin lalu minta tolong kepada pimpinan Puskesmas Pulau Kupang yang berada di kecamatan tersebut. Syukurnya beliau punya nomor telepon Kepala Desa Bangun Harjo.

Pada tanggal 11 November 2018, admin menghubungi Kepala Desa Bangun Harjo, kemudian menyampaikan maksud dari ibu dari Sleman tersebut. Bapak Kepala Desa langsung menjawab bahwa ibu yang dimaksud benar warganya dan beliau langsung mengirimkan nomor telepon dari sang ibu. Admin kemudian menyampaikan nomor ini ke ibu yang ada di Sleman.

Pada tanggal 11 tersebut sang Ibu dari Sleman mengabarkan bahwa beliau masih belum bisa menghubungi kakaknya.

Pada hari Senin, 12 November 2018, admin mendapat telepon dari tetangga dari ibu yang tinggal di Bangun Harjo. Beliau bilang bahwa kalau bisa mereka bisa mendapatkan nomor telepon sang Ibu dari Sleman. Admin kemudian menyampaikan keinginan ini kepada sang Ibu dari Sleman, beliaupun menyampaikan nomor teleponnya. Admin kemudian menyampaikan nomor telepon ini ke Bangun Harjo.

Pada pukul 15.37 WIB sang Ibu dari Sleman mengabarkan bahwa beliau masih belum bisa menghubungi kakaknya yang di Bangun Harjo.

Pada pukul 16.24 WIB sang Ibu dari Sleman mengabarkan bahwa beliau sudah berhasil berkomunikasi dengan kakaknya.

Pada hari Rabu, 14 November 2018 sang Ibu dari Sleman menanyakan alamat dari pemilik halaman Facebook yang admin kelola.

Pada hari Ahad, 18 November 2018 sang Ibu dari Sleman menanyakan nomor telepon dari pemilik halaman Facebook yang admin kelola.

Pada hari Kamis, 22 November 2018, pemilik halaman Facebook yang admin kelola, menerima bingkisan (foto diatas) dari sang Ibu dari Sleman sebagai ucapan terima kasih.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)