Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Rapat perdana Persadia Cabang Kuala Kapuas Tahun 2019



Pada hari Jum'at, 18 Januari 2019 bertempat di aula RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas dilaksanakan kegiatan rapat perdana Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia) Cabang Kuala Kapuas. Rapat ini dibuka boleh Bapak Ngata'i selaku sekretaris, dilanjutkan dengan sambutan dari ketua yaitu Bapak Fauzuddin Noor. Setelah itu dilanjutkan dengan pengarahan dari Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas, Bapak Jum'atil Fajar.

Dalam rapat ini, masing-masing bidang mengajukan program kerja mereka. Ibu Nurdiana dari Seksi Edukasi mengajukan berbagai kegiatan penyuluhan oleh para petugas rumah sakit setiap bulan pada kegiatan senam diabetes di rumah sakit. Bapak Djuwadi dari Seksi Olahraga sudah menyusun jadwal senam serta instruktur untuk setiap minggunya.

Bapak Suwandi dari Seksi Humas mengajukan usulan penyediaan kamera dan handycam yang cukup bagus sebagai inventaris pengurus persadia. Bapak Sholichuddin dari Seksi Perlengkapan mengusulkan pengadaan mikrofon nirkabel dengan kualitas yang lebih baik.

Ibu Tri Setyautami selaku anggota dari Seksi Penunjang menawarkan untuk membantu penyediaan stik pemeriksaan gula darah saat kegiatan besar yang diselenggarakan oleh Persadia. Selain itu diharapkan Persadia bisa kembali mengaktifkan Posbindu. Bapak Ahmad Zayad selaku anggota Seksi Penunjang juga menawarkan penyediaan kembali alat-alat posbindu sehingga bisa digunakan untuk aktivitas posbindu di Persadia. Selain itu beliau akan mengupayakan pelatihan kader posbindu

Ibu Asih dari BPJS Cabang Kapuas menawarkan untuk kembali membantu Persadia bila ada dokter penanggung jawabnya. Dokter tersebut akan mempertanggungjawabkan kegiatan Prolanis yang berlangsung di Persadia.

Ibu Rosita dari Seksi Usaha Dana akan membuat proposal kepada para donatur dan pemerintah daerah untuk mengusulkan apa-apa yang diperlukan oleh seksi-seksi lain.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)