Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Wisata durian di Sei Pasah



Pada hari Ahad, 13 Januari 2019, admin diundang oleh Bapak Bambang untuk menikmati durian di Sei Pasah, Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Kami diminta untuk berkumpul dulu di pertigaan Sei Pasah setelah Jembatan Pulau Petak, kemudian bersama-sama menuju lokasi. Di seberang Kelurahan Sei Pasah ada jalan ke dalam, kami mengikuti jalan tersebut sampai semennya habis. Setelah itu kami harus melewati jalan yang becek. Kami memarkir motor dipinggir sungai kecil. Kami menyeberangi jembatan kecil. Kami menyusuri jalan yang dikiri kanannya dibatasi oleh pohon sengon.

Waktu berangkat kami melewati kawasan hutan yang banyak nyamuknya. Ketika sampai di lokasi, rupanya sudah disiapkan durian-durian yang akan dinikmati. Kami menikmati durian yang baru jatuh sampai menjelang Zuhur, setelah itu kami pulang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)