Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Wakil Bupati Kapuas pimpin apel pagi di RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo

Pada hari Rabu, 6 Maret 2019 pagi para karyawan rumah sakit sudah berkumpul di halaman parkir. Mereka menanti kedatangan Wakil Bupati Kapuas (H. Nafiah Ibnor) untuk memimpin apel pagi.

Poin-poin dalam arahan Wakil Bupati Kapuas:

  • meminta kepada pihak rumah sakit untuk menjalankan fungsi-fungsi manajemen seperti perencanaan (Planning), pengorganisasian (Organizing), pelaksanaan (Actuating) dan pengendalian (Control). 
  • pemerintah daerah mengharapkan agar rumah sakit dapat naik tipenya menjadi Tipe B
  • kasus demam berdarah di Kapuas meningkat
  • diharapkan Kapuas kembali bisa meraih Wajar Tanpa Pengecualian
  • para pegawai diharapkan agar loyal kepada atasan, pasien, teman sejawat dan lain-lain
  • para spesialis dan petugas lain diharapkan untuk tidak pindah dari rumah sakit. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"