Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Lulusan Madrasah Aliyah Al-Amin Kapuas menerima beasiswa ke Sudan

Abdul Latif... Ya Abdul Latif... Pemuda 20 tahun ini berasal dari desa Dadahup A-5, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Dia adalah alumni Pondok Pesantren Al-Amin (Madrasah Aliyah) yang lulus tahun 2016. Lulus dari PP Al-Amin dia memutuskan untuk menghafal Al-Quran di Ma'had Al Hayah dibawah asuhan Dr. Ali Ahmadi, MA di Jakarta Timur. Setelah menyelesaikan setoran hafalan 30 juz,  dia sempat kembali ke Kapuas dan menjadi imam di salah satu masjid di kota Kuala Kapuas. Awal tahun 2019 dia kembali berkesempatan mengikuti program "English Arabic 1 Malang selama 2 bulan bersama 40 peserta lainnya dari berbagai daerah. Program EA1Malang  ini untuk seleksi meraih beasiswa di " International University of Africa".

Alhamdulillah... Usaha tidak akan mengkhianati hasil.. Abdul Latif berhasil lulus untuk mendapatkan beasiswa dan kesempatan kuliah di International University of Africa (IUA) dengan Jurusan Qismu tafsir Quran. Dia  insya Allah akan memulai studinya bulan Agustus 2019. 

Masih ragu untuk mondok di Pondok Pesantren Al-Amin?

Foto dan tulisan dikirimkan oleh Bapak Agus Setiawan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)