Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Bank Indonesia menyerahkan bantuan pembuatan rumah pembibitan ikan kepada Pondok Pesantren Al-Amin Kapuas

Dari kiri ke kanan: Giyar, Widodo, Supriyanto, Edwin, Prasustyawatiningsih
Pada hari Senin, 27 Mei 2019, Pondok Pesantren Al-Amin Kapuas kembali menerima bantuan dari Bank Indonesia. Kali ini untuk pembuatan rumah pembibitan ikan. Bantuan sebelumnya adalah untuk budi daya ikan dengan kolam diatas tanah.

Bantuan diserahkan oleh pejabat Bank Indonesia Palangka Raya yaitu Ibu Prasustyawatiningsih didampingi oleh Bapak Edwin kepada Pimpinan Pondok Pesantren Al-Amin Kapuas yaitu Bapak Supriyanto, M.Pd yang didampingi oleh pengurus pondok pesantren yaitu Bapak Widodo dan Bapak Giyar.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)