Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Buka Bersama Tim Bedah RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas




Pada hari Sabtu, 25 Mei 2019 bertempat di Kedai Berkawan, Jalan Patih Rumbih, Kuala Kapuas dilaksanakan kegiatan Buka Bersama Tim Bedah RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas. Kegiatan ini dihadiri oleh tim bedah dan anestesi, termasuk para dokter spesialisnya yaitu dr. Anton, SpB, dr. Rintho, SpB dan dr. Asna, SpAn, Plt, Kabid Keperawatan, staf ruangan Teratai, kamar operasi dan staf anestesi. Acara ini disponsori oleh dr. Anton dan dr. Rintho.

Foto dan berita dikirimkan oleh Bapak Muhammad Hipni

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"