Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Buka Puasa Bersama di Masjid An-Nur Kuala Kapuas



Pada hari Senin, 20 Mei 2019 bertempat di Masjid An Nur Jl. Patih Rumbih Kuala Kapuas, diadakan cermah agama menjelang buka puasa oleh Ustadz Usman A Nugraha dengan thema "IKHLAS"

Ciri-ciri orang Ikhlas
1. Suka menyembunyikan amal
2. Takut terkenal
3. Merasa kurang ikhlas 
4. Tidak peduli pujian (seperti bayi tidak peduli dgn pujian dan celaan)

Ciri-ciri orang Riya
1. Malas bila sendirian
2. Rajin bila ditempat ramai
3. Rajin beamal bila di puji
4. Kurang beramal bila di kritik

Cara menilai ibadah kita ikhlas atau tidak dengan cara membandingkan antara ibadah ditempat umum dgn ibadah sendirian (amalan tanpa diketahui dgn yg diketahui)

Tulisan dan foto dikirim oleh Muhammad Hipni

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"