Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Qiyam Ramadhan 1440 H di Islamic Center Al-Amin Kapuas



Pada hari Ahad, 12 Mei 2019 pukul 02.30 - 03.00 WIB di Masjid Al-Amin, Islamic Center Al-Amin Kapuas dilaksanakan kegiatan Qiyam Ramadhan 1440 H. Kegiatan ini adalah bagian dari kegiatan Mukhoyyam Al-Qur'an yang dilaksanakan ditempat tersebut. Kegiatan ini diikuti oleh pembina, pengawas, pengurus, dan guru yang ada di Yayasan Islam Al-Amin Kapuas. Shalat malam ini diimami oleh Ustadz Abdul Latif. Beliau membaca Surat Al-Mujadilah dan Surat Al-Hasyr.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"