Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Rapat Koordinasi Lintas Sektor Pengamanan Idul Fitri 1440 H di Polres Kapuas








Pada hari Kamis, 23 Mei 2019 bertempat di Aula Kantor Polres Kapuas di Jalan Pemuda Km. 3, Kuala Kapuas, Kalimantan Tengah dilaksanakan Rapat Koordinasi Lintas Sektor Dalam Rangka Pengamanan Idul Fitri 1440 H, Operasi Ketupat Telabang 2019 dan Gelar Operasi Bulanan 2019. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran Kepala Kepolisian Sektor se-Kabupaten Kapuas, Dinas Kesehatan, Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM, Dinas Pekerjaan Umum, RSUD, Jasa Raharja, Dinas Kesbangpolinmas, Satpol PP dan Damkar.

Paparan diberikan oleh pihak Polres, dilanjutkan dengan lintas sektor terkait. Setelah itu diadakan diskusi terkait pengamanan Idul Fitri 1440 H. Kegiatan diakhir dengan pengarahan dari Kapolres Kapuas agar kita bekerja secara ikhlas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"