Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Evaluasi Tim Gerak Cepat Kesehatan KLB Keracunan Pangan Dadahup

Pada hari Rabu, 21 Agustus 2019 bertempat di aula Dinas Kesehatan Kapuas dilaksanakan evaluasi Tim Gerak Cepat kesehatan dalam penanganan keracunan pangan yang terjadi di Desa Dadahup, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas pada hari Ahad, 18 Agustus 2019 yang lalu.

Dalam pertemuan ini disajikan hasil penelitian epidemiologi oleh tim surveilans Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas. Pertemuan ini juga menerima berbagai masukan terkait penanganan KLB keracunan pangan tersebut. Semua masukan ini akan digunakan untuk memperbaiki penanganan KLB selanjutnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"