Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Forum Kemitraan Kabupaten Kapuas Tahap II Tahun 2019

Pada hari Senin, 4 November 2019 bertempat di ruang rapat Sekda Kabupaten Kapuas dilaksanakan Forum Kemitraan Kabupaten Kapuas Tahap II Tahun 2019. Dalam pertemuan dibahas masalah pelayanan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL). Pertemuan ini dihadiri oleh Bapak Andreas (Sekda), Bapak Aswan (Kepala BKD), Bapak Ale (Kepala BPKAD), Bapak Apendi (Kepala Dinas Kesehatan), Bapak Budi (Kepala Dinas Sosial), Bapak Raison (Sekretaris Dinas Tenaga Kerja), Bapak Ahmad Haspiani (Ketua IDI Kapuas), Bapak Gede Karmawan (Pimpinan Puskesmas Melati) dan Bapak Jum'atil Fajar (Kabid Yanmed RSUD).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"